Welcome To My Blog



˚ Kenapa Harus Sibuk Mencari Yang SEMPURNA, Jika Yang SEDERHANA saja bisa Membuat Kita Menjadi SEMPURNA ˚


Aku mencintainya, tanpa melihat kata "SEMPURNA" |Aku mencintainya dengan segala kesabaran dan keikhlasan hatinya | Aku mencintainya dengan melihat agamanya,bukan fisikalnya | Aku mencintainya dengan sebentuk cinta yang ku punya | Aku mencintainya,tanpa melebihi rasa cintaku padaNYA | Aku mencintainya tidak melihat kelebihannya | Aku mencintainya karena kekurangan yang ia miliki | Ku Mencintainya Dan ku ingin Menyempurnakan Hidupku Kelak Bersamanya :)



˚ Yuli Nyu' Zhee Fajrianda˚ڪے~


Rabu, 03 Oktober 2012

My Super Hero

My Super Hero
Bagi seorang anak yg sudah dewasa, dan jauh dari orang Tua.y,  
Dia akan sering merasa kangen dgn Mama.y. .. !! 
Upst, bagaimana dengan Papa ? ?

Hmmm….!!

Mugkin karena mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaan setiap hari.  
Tapi tahukah kamu, jika ternyata papa lah yg mengingatkan mama utk meneleponmu?

Saat kecil, mama lah yg lebih sering mendongeng. 
Tp tahukah kamu bahw sepulang papa bekerja dgn wajah lelah beliau slalu menanyakan apa yg kmu lakukan seharian.

Saat kmu sakit batuk/pilek, papa kadang membentak 
"sudah dibilang! jgn minum es!". 


 
Tp tahukah kamu bahwa Papa khawatir?
Ketika kmu remaja, kmu menuntut untuk dpt izin keluar malam. Papa dgn tegas berkata "tidak boleh!" Sadarkah kamu bahwa  Papa hanya ingin menjagamu? 

Karena bagi papa, kamu adalah sesuatu yg sangat berharga.
Saat kamu bisa lebih dipercaya, papapun melonggarkan peraturan.y
Kamu akan memaksa untuk melanggar  jam malam.y
Maka yg dilakukan papa adalah menunggu di ruang tamu dgn sangat khawatir.

Ketika kamu dewasa,dan harus kuliah di kota lain, Papa harus melepasmu.
Tahukah kamu bahwa badan papa terasa kaku untuk memelukmu? Dan papa sangat ingin menangis.
Di saat kamu memerlukan ini-itu, untuk keperluan kuliahmu, papa hanya mengerutkan dahi. y
Tapi tanpa menolak, beliau memenuhinya.

Saat kamu Diwisuda. Papa adalah org pertama yang berdiri dan bertepuk tangan untukmu. 
Papa akan tersenyum dan bangga. 

Saat kamu menyandang gelar sarjanamu , dan harus pergi mencari jati diri ke kota lain sebagai seorang sarjana dengan berbekal ijazah S1, Papa pasti berfikir dan berfikir lagi untuk mengizinkan mu, Papa pasti tidak bias tidur karena memikirkan mu, bahkan Papa tidak punya semangat hidup memikirkan mu, sampai makan.y pun tak enak karena memikirkan mu.

Ketika teman dekat mu datang untuk meminta izin mengambilmu dari papa.  Papa akan sangat berhati-hati dlm memberi izin. Dan akhir.y ..
Saat papa melihatmu duduk di pelaminan bersama seseorang yg dianggapnya pantas Untuk Mu, papapun tersenyum bahagia. 

Apa kamu tahu,bahwa Papa sempat pergi ke belakang dan menangis? Papa menangis karena Papa sangat bahagia.  Dan iapun berdoa "Ya Allah tugasku telah selesai dgn baik.
Bahagiakan. Putra/i kecilku yg manis bersama pasangannya". Stlh itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu brsm cucu-cucu.y yg sesekali dtg utk menjenguk Dgn rambut yg memutih, badan bungkuk  yg tak lagi kuat untuk menjagamu .. !!
 

Love u Papa... Love You Mama :*