Jika kesedihan adalah hujan dan kegembiraan adalah matahari, maka kita membutuhkan keduanya agar mendapatkan pelangi yang mewarnai kehidupan.
Hujan datang tiba-tiba. Seperti hadir mu yang tanpa ku duga mendatangi ku, kemudian tanpa memaksa membuat ku lupa segala.y , , tentang dia, masa lalu ku yang penuh luka.
Hidup itu selalu tentang pilihan, katamu dulu, sekarang waktunya KITA. Aku tak akan memintamu memilih antara aku atau dia. aku tidak sekejam itu..." lanjutmu sambil tersenyum. Aku rela menunggu... kalau menurutmu ada sesuatu yang harus kau ambil di masa lalu, kembalilah. tapi kalau kau mau aku bantu belajar merelakannya dan melupakan.y, aku tunggu kamu di ujung jalan sana...
Betapa ingin aku merengkuhmu waktu itu. menjadi hangat di hatimu yang penuh ikhlas..ketika kau tidak bisa mengelak jika yang mendapingku kelak adalah dia (mantan Ku).
Tapi nyaliku hilang. Lalu cuma ada diam dan air Mata.
sekarang 10 bulan telah berlalu... betapa waktu bergulir begitu cepat.
Terima kasih sudah menyelamatkanku, mengajari aku artinya keikhlasan..." kata-kataku itu mungkin tak cukup mengungkapkan betapa beruntung.y aku telah menemukanmu.
Terima kasih sudah menyelamatkanku, mengajari aku artinya keikhlasan..." kata-kataku itu mungkin tak cukup mengungkapkan betapa beruntung.y aku telah menemukanmu.
Soreh ini di Kota Ku, kita berdua menyusuri jalan setapak menuju puncak yang sama. Dan terlintas di benakku ternyata perjalanan qT masih panjang. Jangan lepaskan pengangan Mu, kita baru saja mendaki sayang, langit mulai mendung dan sebentar lagi hujan mengguyur kita.
Sederhana. . . begitulah kita menghabiskan cerita cinta qT. Tak perlu mereka-reka bahagia , harus.y luka yang masih tersisa... qT kubur saja. Mari buka lembaran Baru :)

