Mataku bengkak, menangisimu
Setiap kali mengingatmu
sama saja mengundang air mata membasahi pipiku
Pertemuan kita yang indah memang tak seindah cerita akhirnya
Saya masih menyimpan barang pemberianmu
Dan akan menyekap mereka dalam kardus agar saya tidak lagi melihatnya
Bahkan saya masih memikirkanmu saat saya tau kau tak lagi memikirkanku
Semudah itu kau datang
semudah itu kau tinggalkan
Semudah itu kau mengendalikan hatiku
semudah itu kau merusak dan mengobrak-abriknya
Jangan tanyakan mengapa hingga saat ini saya masih merindukanmu
Karena mustahil bagiku
mengosongkan otak kiri dan kananku
hingga tak ada lagi kamu yang mengisinya
